RESENSI FILM MANUSIA SETENGAH SALMON
Judul Resensi : Kegalauan di Zona Perpindahan
Data / Identitas Film
·
Judul Film : Manusia
Setengah Salmon
·
Tema : Galau akan perpindahan
·
Genre : Comedy, Drama, Romance
·
Sutradara : Herdanius Larobu
·
Produser : Chand Parwez Servia, Fiaz Servia
·
Durasi Film : 100 Menit
·
Penulis Naskah : Raditya Dika
·
Tanggal Rilis Perdana : 10 Oktober
2013
·
Studio : Starvision Plus
·
Musik
:
- Heartbeat - HiVi
- Selalu Di Hati - HiVi
- Dear Friend - HiVi
·
Pemeran :
- Raditya Dika sebagai Dika
- Kimberly Ryder sebagai Patricia
- Eriska Rein sebagai Jessica
- Bucek sebagai Papa Dika
- Dewi Irawan sebagai Mama Dika
- Mosidik sebagai Christian, editor buku
- Insan Nur Akbar sebagai Sugiman, sopir
- Griff Pradapa sebagai Edgar (Adik Dika)
Pendahuluan
Kali
ini, film yang diperankan oleh Raditya Dika yang berjudul Manusia Setengah
Salmon, dipercayakan kepada sutradara pendatang baru yang bernama Herdanius
Larobu. Sutradara yang tadinya biasa menggarap behind-the-scene
film-film Indonesia ini, seperti halnya ikan salmon, mengaku harus beradaptasi
agar menghasilkan tontonan yang menghibur. Herdanius juga ingin menyampaikan
filosofi salmon yang membuat film ini berbeda dari Cinta Brontosaurus
garapan Fajar Nugros.
Film Manusia Setengah Salmon ini menceritakan tentang Dika (Raditya Dika), seorang penulis, harus pindah rumah dari rumahnya yang
lama karena ibunya (Dewi Irawan) sudah mulai merasa tidak nyaman. Di saat yang bersamaan, dia juga harus pindah
hati dari pacar lamanya Jessica (Eriska Rein) ke orang baru yang datang di hidupnya, Patricia (Kimberly Ryder).
Isi
Film ini berawal ketika sang ibu (Dewi Irawan) memutuskan
untuk pindah rumah, Dika (Raditya Dika) yang juga seorang penulis justru
mencoba melupakan cerita cintanya dengan Jessica (Eriska Rein) dan hubungannya
dengan sang ayah (Bucek). Dika sebenarnya kurang setuju dengan rencana ibunya
untuk pindah, namun Dika tetap membantu untuk mencarikan rumah yang baru buat
mereka. Satu persatu rumah mereka datangi, semuanya tidak ada yang cocok.
Ada rumah yang jelek sekali, ada rumah yang disana ada
kuburannya dan bekas orang gantung diri. Semua itu menjadi pengalaman yang lucu
bagi ibu dan anak ini. Sampai akhirnya mereka menemukan sebuah rumah yang bagi
sang ibu adalah rumah yang sempurna. Di saat itu juga Dika bertemu dengan
seorang cewek cantik bernama Patricia (Kimberly Rider) dan mulai pedekate.
Masalah mulai muncul ketika sudah pindah rumah, karena
Dika tidak menyukai rumah barunya. Kenangan akan rumah lamanya masih membekas.
Sementara itu, hubungan Dika dengan Patricia juga terganggu, karena
bayang-bayang Jessica selalu muncul tanpa dia sadari.
Hal menggelikan terjadi ketika Dika mendapatkan supir
(Insan Nur Akbar) yang bau badan, dan menyebabkan Dika mengalami dilema untuk
memecatnya atau mengorbankan paru-parunya. Adik Dika, Edgar (Griff Pradapa),
juga bersiap untuk ujian nasional dengan cara-cara yang aneh. Kelakuan bapaknya
yang ingin dekat dengannya, tapi melalui cara yang mengesalkan Dika, juga
membuat momen tersebut jadi komedi yang mengharukan.
Dika pada akhirnya menyadari bahwa perjalanannya untuk
pindah rumah, juga merupakan perjalanan dia untuk berpindah dari hal-hal yang
selama ini menahan dia untuk tumbuh menuju kedewasaan. Ternyata keputusan untuk
berkomitmen, adalah keputusan untuk berpindah seperti rombongan jutaan Salmon
yang menempuh perjalanan 1.448 km untuk kawin, dibayangi berbagai ancaman
predator.
Kelebihan
dan kekurangani dari film ini:
Kelebihan:
- Film ini menarik dan sangat menghibur
- Kualitas film lebih bagus
- Penampilan pemerannya sangat menjiwai karakter dan dapat meyakinkan penonton dalam setiap adegan yang diperankan.
- Banyak pelajaran penting yang didapat dari film ini
Kekurangan:
- Jenis komedi yang ditampilkan hampir sama dengan film-film Raditya Dika yang sebelumnya.
- Beberapa bagian cerita masih terkesan kurang dapat begitu tergali dengan baik.
Penutup
Film ini layak untuk ditonton oleh kalangan remaja ke
atas. Ceritanya menarik dan sangat menghibur para penontonnya dengan
komedi-komedi yang disajikan. Dalam film ini kita dapat pelajaran penting bahwa
jangan melupakan kenangan yang telah terjadi ketika kita telah memulai
kehidupan baru, teman baru dan lingkungan yang baru.
Trailer Film Manusia Setengah Salmon
Ost Manusia Setengah Salmon (Heartbeat by HiVi)
Trailer Film Manusia Setengah Salmon
Ost Manusia Setengah Salmon (Heartbeat by HiVi)






Yaa terkadang sih emang,dalam perpindahan sangat sulit. Tapi yg nama nya perpindahan pasti ada dalam hidup,ntah itu perpindahan dari tempat lama ke tempat baru,dan perpindahan hati ke hati yg lain. Tapi cepat atau lambat kita mengalami nya :D
BalasHapusBagus resensi film galau nya
BalasHapusbagus nih pilem galaunya pas bgt (y)
BalasHapusKocak :D
BalasHapusaseeeeekkk kayak nonton cerita diri sendiri :D
BalasHapuspengallaman ya bung?
HapusDasar anak mudaaaa hedehhh lumayan lahhh ☆
BalasHapusJooss bangats... hehe..
BalasHapuskayak katanya Cory, mencerminkan kita kita yang lagi pada merantau mencari ilmu, hehe..
betul banget tu jangan sampe melupakan yang sudah lalu sat kita sudah dalam kondisi & suasana baru.. yang sudah lalu bisa menjadi acuan untuk menjadi yg orang yg lebih baik di kondisi dan suasana yang baru.. semangaatt..
#Muhammad Bayu Arisa
Alur cerita kurang terstruktur coy, tapi uda bisa menggambarkan isi cerita kok ☆☆☆
BalasHapusah, kurang menarik filmnya, drop from watchlist
BalasHapusbagus gan, sudah menggambarkan seluruh cerita
BalasHapussiipppp
BalasHapusceritanya mantap alurnya bagus good deh,, lanjutkan sukses deh
BalasHapusgood job bro...
BalasHapusbelum nonton :( bagus kayanya huhu
BalasHapusyg namanya perpindahan tuh sulit, apalagi dah merasa nyaman, galau deh..
BalasHapusResensi film nya bagus buat kita2 yg belum sempet nonton (y)
BalasHapusaku sudah nonton ini film, bagus banget buat dijadikan bahan resensi, good job ditunggu next postingan karya RD selanjutnya ya :D
BalasHapusKeren, keren. Baru baca resensinya aja sudah seru & bikin ngakak, apalagi filmnya.
BalasHapus